Inspirasi Sesama Relawan

12140853_10153666328337236_5316275232607838979_o
Photo : Kania Thea|KI Jakarta 4

Sebuah surat elektronik masuk di inbox, tanggal 11 Agustus 2015. “…kami sampaikan bahwa Irma Sutisna-Dana TERPILIH menjadi relawan pengajar” Sebaris kalimat yang ditunggu-tunggu. Akhirnya saya diterima menjadi salah satu relawan di KI Jakarta tahun 2015. Setelah tahun 2014 tidak berhasil melamar jadi relawan di KI Jakarta.

Di Kelas Inspirasi Jakarta 4 saya mendapat kelompok 71, kelompok paling akhir. Dari nama-nama relawan, tidak seorang pun saya kenal. Total ada 27 orang di whatsapp group. Karena tidak datang saat briefing, awalnya serasa canggung mau mengajukan ide-ide dan ngobrol dengan relawan lain. Akhirnya memberanikan diri, mengajukan keberatan untuk beberapa kebutuhan dalam keompok. Seperti penggunaan plastik yang terlalu banyak.

11703505_10153666327117236_1397579111738398977_o
Energi positif photo : Kania Thea |KI Jakarta 4

Kami mengajar di SD Dukuh 04, Kramat Jati- Jakarta Timur. Kelompok yang besar,  kami mengajar di sekolah pagi dan petang. Beberapa orang relawan bisa mengajar di sekolah pagi dan petang. Saya hanya mengambil sekolah petang. Berkumpul bersama relawan, berlatar belakang berbeda, dengan  profesi yang keren. Kadang susah menyatukan persepsi. Terutama ketika bicara mencintai lingkungan, mengurangi penggunaan  plastik, meminimalisasi biaya. Ini selalu terjadi,  terutama saat membuat kegiatan penutupan dan menuliskan cita-cita anak.

Bagiku, kelas inspirasi itu tidak harus mewah untuk membuat perintilan saat closing di hari inspirasi. Bisa menggunakan kembali barang-barang disekitar kita. Akhirnya, keluar ide, saat kelas inspirasi Garut. Untuk membuat origami berbentuk kupu-kupu, dengan hiasan menggunakan rumput ilalang kering, dan ditempelkan diatas kartos. Rela membuat origami kupu-kupu sebanyak 200 buah, karena suka segala jenis pernak pernik kupu-kupu. Walhasil selama dua minggu, setiap ada waktu luang rajin melipat. Di commuter, kantor dan rumah, sebanyak 200 buah origami kupu-kupu berhasil dibuat. Lantas, tinggal menyiapkan rumput ilalang.

12017694_10153666327277236_1641874400373663540_o
Photo : Kania Thea|KI Jakarta 4

Sempat bertemu dengan beberapa relawan di Taman Suropati. Ada Sofia yang mau membantu membuat origami kupu-kupu sebanyak 100 buah. Sementara Dini, berusaha sudah membuat origami, tapi banyak yang kusut. Ditemani Rudi, Amel dan Dewi, Hilda, dan bu bidan.

Sore-sore ditemani semilir angin, mencoba menempel rumput-rumput kering ke atas karton. Semprotan lem pun mampet. Akhirnya ditempel pake selotip. Senang bisa diskusi dengan relawan, memberikan alasan yang tepat, kenapa closing di kelas inspirasi tidak harus mewah. Paling penting adalah saat berbagi cerita, soal profesi dan bagaimana proses mencapai cita-cita.

Hari inspirasi tiba, tanggal 9 September 2015. Janjian dengan Ratna Ariani, yang sama-sama mengajar di sekolah petang. Ia sudah lebih dulu tiba, menunggu di stasiun Kalibata. Ini kali pertama bertemu Ratna Ariani. Diantar supir, kami menuju SD 04 Dukuh di Kramat. Menyusuri jalan Kramat Jati, menuju perumah di Jalan Dukuh. Berputar-putar mencari Jalan Dukuh V, tapi SD Dukuh 04 gak kelihatan. Sampe ke jalan raya pun tidak ada. Akhirnya Mba Ratna memutuskan bayar ojek, dan mengantar kami ke SD Dukuh 04.
Sampai di sekolah, teman-teman relawan sedang istirahat setelah mengajar sekolah pagi. Nampak wajah lelah dan cape, karena udara panas. Menunggu di ruang kepala sekolah, sambil merapihkan origami yang akan ditempelkan untuk penutupan, sebagian makan siang.

12188145_10153701460577236_8261735352156613954_o
Relawan Kelompok 71 Photo : Kania Thea |KI Jakarta 4

Sempat ngobrol dengan kepala sekolah. Bahwa anak-anak di SD Dukuh 04 ini, orangtua mereka rata-rata pedagang sayuran di pasar induk Kramat Jati. Memang perlu dorongan yang kuat dan motivasi bagi anak-anak untuk bermimpi dan punya cita-cita yang tinggi. Kecanduan menonton televisi menyebabkan anak-anak malas membaca, dan perhatian orangtua juga kurang.

SD Dukuh 04 juga memiliki keterbatas dibidang infrastruktur. Gedung sekolah sudah tidak memadai menampung murid-murid disana. Seperti kelas satu, di sekolah pagi, mereka belajar di ruangan kecil, sesak, beralaskan karpet. Karena siang hari, ruang tersebut dijadikan musholla. Membayangkan anak-anak sekolah lain, belajar duduk, diatas kursi dan meja. Mereka harus membungkung, atau tengkurap. Menurut kepala sekolah, sudah mengajukan soal renovasi gedung sekolah.

Kali ini mendapat giliran mengajar di tiga kelas. Senang bisa berbagi pengalaman dengan anak-anak. Peta yang saya tampilkan adalah fenomena alam tentang migrasi satwa. Seperti kupu-kupu, ikan, kepting, capung dan burung-burung. Dimana saat bulan September-November adalah waktu bagi burung-burung dari belahan bumi utara berpindah, terbang sejauh 60.000 kilometer menuju bumi selatan, salah satu tempat yang dituju adalah Indonesia.

12185228_10153701460792236_7920977830443964789_o
SD Dukuh 04 Petang Photo : Kania Thea |KI Jakarta 4

Memancing anak-anak SD Dukuh 04 untuk bertanya, ternyata agak susah. Hanya mengingatkan mereka, jika punya cita-cita dan mimpi yang tinggi, harus rajin membaca buku. Jenis buku ilmu pengetahuan, jangan hanya menonton televisi saja. Berbagi cerita mencapai cita-cita buat anak-anak, mendorong mereka untuk terus punya mimpi. Sementara dengan sesama relawan, senang bisa berbagi inspirasi, terutama soal lingkungan. Sebagai relawan, justru harus bisa memberikan contoh pada anak-anak sekolah, paling penting adalah proses bagaimana mencapai cita-cita, meraih mimpi. Bukan mewahnya penutupan di hari inspirasi. Inspirasi tidak hanya untuk anak-anak, sesama relawan pun berbagi inspirasi. Esensi kelas inspirasi adalah menjadi inspirator yang mampu membawa perubahan bagi lingkungan dan orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s