Kapan Kita Ketemu Lagi?

IMG_1709“Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh’” ucapan salam menggema dari dalam ruang kelas III A. Berseragam kaos olahraga warna kuning, merah maroon, anak-anak di dalam kelas hening setelah mengucapkan salam, menunggu balasan salam.

“Wa’alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh, selamat siang anak-anak….” jawabku.

“Nama saya Irma Susilawati, panggil saya Ibu Irma. Kita buat kesepakatan ya anak-anak. Kalau Ibu bicara, anak-anak diam, mendengarkan. Kalau anak-anak bicara, Ibu Irma diam, mendengarkan, sepakat?” tanyaku menatap mereka, sambil berdo’a semoga tak ada keributan besar dan mampu mengatasi kejahilan murid-murid kelas III A.

Setelah sekian lama tidak bergulat dengan dunia anak-anak, akhirnya mendapat kesematan di Kelas Inspirasi Bogor, tepatnya bersama  12 orang dari kelompok 14, mendapat jatah mengajar di SD Nanggewer 01 – Cibinong, Bogor.

Perlahan poster Burung Nusantara Fenomenal Migrasi  dan Burung Endemik Indonesia dirapihkan, direkatkan di papan tulis.  Terdengar suara-suara mulai riuh, berteriak burung!

“Bu…bu…itu burung apa bu?” satu persatu anak-anak mulai berteriak, bertanya burung yang ada di poster.

Sesuai kesepakatan, anak-anak kelas III A mau mendengarkan “Ibu guru baru”  IMG_1715bercerita soal burung-burung yang ada di poster. Elang jawa, Nuri sayap-hitam, Julang Sulawesi juga burung-burung pemangsa yang bermigrasi.

“Siapa yang pernah lihat burung dekat rumah?”  pertanyaan pertama untuk menghilangkan jenuh.

“Bu, bu… saya pernah lihat burung,” satu persatu anak-anak kelas III A menjawab pertnyaan bu guru.

Burung merpati, tekukur, gereja, beo , jalak pun mereka sebutkan satu persatu bergantian, bahkan burung elang pun mereka lihat. Sejenak terdiam, elang?  Langsung  mencecar anak yang menjawab elang.

Namanya Alvin. Dia bercerita, pernah melihat elang di dekat rumahnya,  di langit ada lima ekor elang, warna hitam sekitar jam 12 siang. Mata Alvin berbinar saat menjelaskan apa yang pernah dilihat pada bu guru.

“Kapan kamu lihat burung  5 ekor itu?  Yakin ada di atas langit dekat rumah kamu? Warna sayapnya apa? Besar burungnya,” cecar bu guru pada Alvin sambil membentangkan tangan menyerupai sayap burung.

“Iya Bu, waktu itu siang, saya lihat bu, bener bu,”  mata Alvin berbinar-binar menjelaskan, diiringin ledekan teman sebelahnya.

“Alvin, burung-burung yang kamu lihat saat itu, adalah jenis burung yang sedang melakukan

IMG_1694migrasi. Karena di Negara mereka sedang musim dingin,  dari belahan bumi utara, menuju Negara-negara di Asia yang sedang musim panas, salah satu yang mereka lewati adalah Indonesia,” panjang lebar bu guru menjelaskan.

Semua anak terdiam, mata mereka tertuju ke bu guru. Hening, saat diceritakan bahwa di musim dingin burung-burung butuh udara panas, mereka mencari makan ke negara-negara di selatan. Dan salah satu tempat yang dilewati adalah kawasan puncak pass. Sebelum ke puncak pass, burung yang bermigrasi seperti Elang alap cina, Sikep madu asia, Elang alap nipon kadang beristirahat di daerah Cimandala, Bogor.

Selesai menjelaskan soal migrasi burung. Peralatan pun dikeluarkan, ya teropong. Berebut satu persatu ingin mencoba menggnakan teropong, dengan bidikan  poster bergambar burung terbitan National Geographic Indonesia itu.

Ada saja ulah mereka, jahil berebut teropong, saling dorong. Bahkan di bangku barisan belakang ada anak yang asyik dengan temannya mengobrol.  Kelas hampir tidak terkendali saat satu persatu mencoba ke depan melihat  gambar burung-burung di poster. Bertanya, saling mengacungkan jari, berebut minta diperhatikan.

IMG_1698

Menarik napas dalam-dalam, jangan sampai menyerah mengajak anak-anak kelas III A mengenal keanakaragaman jenis burung di Indonesia. Tak terasa 45 menit berlalu. Dan Alvin tetep antusias bertanya soal burung-burung lain di poster.

“Kak, kapan ya kita ketemu lagi, saya seneng kak….kita harus ketemu lagi ya,” ucap Alvin menghampir bu guru. Ada getaran halus menjalar masuk dalam pori-pori, saat melihat Alvin mengucapkan “kita harus ketemu lagi ya kak.”

Berbagi pengalaman dan pengetahuna di empat kelas SD Nanggewer 01, Kabupaten Bogor ini seperti mendapatkan suntikan vitamin c, ibarat batere yang sudah lemah di charger kembali, supaya tenaganya penuh.   [Irma Susilawati-Dana|KelasInspirasiBogor]

4 thoughts on “Kapan Kita Ketemu Lagi?

  1. Selain burung;
    Coba ttg orang utan;
    Ttg ciliwung;
    Ttg tanaman yg bermanfaat dan mudah ditanam diskitar rmh;

  2. mengajarnya akan terus berlanjut….jadi bisa cerita macam-macam juga, soal air, sungai, orangutan yuuuuk!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s