Ram Pump, Pompa Air untuk Meningkatkan Hasil Panen

“Kalau perlu, kita tidak perlu menggunakan produk PLN atau Pertamina. Kalau mau caranya, langsung hubungi saya saja. Saya pun nyontek dari internet, tidak ada hak paten, karena prinsip kerja pompa ini sudah ditemukan berabad-abad lalu. Kalau mau buka usaha sendiri, silahkan, saya akan ajarkan dari NOL.” Meluncur begitu saja dari mulut Bambang Erbata.

Bambang Erbata dari Sinar Abadi Alternative Energy, berkesempatan membagi pengetahuan, bagaimana membuat dan menjalankan pompa air tanpa bahan bakar tambahan di Obrolan Kamis Sore 30 September 2010 lalu. Lelaki berbadan gempal ini antusias sekali menjelaskan hasil karyanya.

Tak lama, film berdurasi 15 menit pun ditayangkan. Dengan iringan lagu “Indonesia Tanah Air Beta” nampak Bambang sibuk memasang dan menyambung pipa paralon untuk bisa mengalirkan air bagi petani di daerah Pasir Muncang.

Pompa air tepatnya, itu yang dibuat Bambang Erbata. Di mana upaya menaikkan air dari tempat yang rendah ke dataran lebih tinggi dilakukan tanpa menggunakan listrik dan minyak. Tidak ada genset. Dalam film itu dijelaskan, bahwa ketinggian pipa air minimum 2,5 meter secara vertikal. Dan 16 meter panjang pipa untuk menyalurkan air ke kebun petani. Menurut Bambang, dengan pompa air yang dia buat, petani berhasil menikmati 6.000 liter air setiap hari, untuk menyirami kebun. Sehingga panen pun bisa berjalan lancar, tidak mengalami kekeringan lagi. Pompa air yang dibuatnya, bukan untuk kalangan menengah ke atas, justru untuk petani-petani yang kesusahan, dan sering dijanjikan proyek basa-basi dari pemerintah.

Bambang tipikal orang yang senang melakukan percobaan tanpa takut gagal. Buktinya, untuk membuat pompa air ini, dia mengalami beberapa kali gagal, sampai menghasilkan satu pompa yang bisa bekerja dengan baik.

Jadi, Ram pump atau pompa air ini, kerjanya memindahkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi dengan menggunakan energi aliran air atau menggunakan energi dari air dengan jumlah besar yang tidak terlalu tinggi tempatnya ke tempat yang lebih tinggi dengan jumlah air yang lebih sedikit (memanfaatkan energi gravitasi). Banyaknya air yang dipindahkan ke atas tergantung dari perbedaan tinggi antara pipa masuk dengan pipa keluar, antara 1%-20% dari air yang diterima.

Dengan aliran air yang terus menerus, pompa ini akan beroperasi secara terus menerus juga tanpa energi yang lain dari luar. Ram pump ini sangat baik bila digunakan untuk pertanian atau perkebunan di perbukitan yang mana sungai berada di lembah atau di daerah yang lebih rendah.

“Setiap kali percobaan saya catat, tidak bisa praktek, tidak ada alatnya. Prinsipnya kalau ada yang minat belajar, saya ajarkan dari NOL. Saya juga sedang cari donor untuk beli pompa air bagi petani,” Kembali Ia menegaskan kalimat itu.

Dia menyinggung tentang debit air dan pipa yang akan digunakan dalam pompa. Pipa bisa lebih kecil, tergantung airnya, dan jatuhnya ketinggian secara vertikal. Dengan ketinggian head 2,5 meter, bisa menghasilkan 100 liter air/hari. Sementara pompa air Bambang, bisa 6.000 liter air. Kuncinya ada pada diameter dan panjang pipa yang digunakan, perbedaan ketinggian antara sumber air dan pompa.

Sistem kerja pompa ini tetap bisa digunakan pada kontur sungai yang datar, tetapi akan memerlukan kolam penampung air untuk memastikan bahwa pasokan air untuk pompa tetap ada. Kolam penampung ini berfungsi juga sebagai penyaring sampah agar tidak masuk ke dalam pompa.

Energi alternatif memang salah satu bidang yang diminati Bambang. Bahkan dia bercerita, di bengkel tempat dia bekerja, penerangan yang digunakan bukan produk PLN, tapi berasal dari cahaya matahari yang dipantulkan lewat botol.

“Jadi, kalau siang saya gak perlu listrik, kalau malam tidak perlu mematikan listrik, sudah hemat energi,” Bambang ingin menerapkan listrik dari energi matahari ini di lingkungan rumahnya, di kawasan Pamulang.

Sedikit Bambang juga menerangkan penggunaan air sebagai bahan bakar pengganti untuk kendaraan bermotor. Walaupun air masih belum 100% menggantikan bensin, tetapi Bambang sudah menerapkannya pada mobil dan motor yang digunakannya. “Masih perlu dicoba-coba lagi, terutama dari sisi keamanan”, jelasnya.

Penasaran dengan buah karya Bambang Erbata, silahkan klik youtube, dengan kata kunci: hhopamulang. [irma dana]

Obrolan Kamis Sore, 30 September 2010

Nara Sumber:

Bambang Erbata Kalingga – Sinar Abadi Alternative Energy

bambangerbata@yahoo.co.id

One thought on “Ram Pump, Pompa Air untuk Meningkatkan Hasil Panen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s