Nabuburit Sambil Mungut Sampah dan Ngamatin Burung

IMG_0057Ngabuburit adalah ritual wajib saat bulan ramadhan. Ada yang pergi cari makanan untuk berbuka, nonton bioskop atau sekedar window shooping. Malahan, dengan maraknya kendaraan bermotor, selepas jam empat sore orang beramai-ramai menyalakan mesin motornya berkeliling kota. Raungan mesin motor, yang kadang memekakan telinga, meliak-liuk memenuhi jalan raya.

Lantas, kalau tidak punya kendaraan bermotor, seperti saya ini, ngabuburitnya kemana? Selama dua minggu ini ikut teman-teman mengisi rohani dengan keindahan alam yang sudah semakin carut marut. Pertama, ikutan mulung sampah plastik dengan Komunitas Peduli Ciliwung, di Kelurahan Sempur, Bogor. Sejak jam empat sore, teman-teman yang konsisten dan peduli Ciliwung, mengambil karung goni untuk mengumpulkan sampah plastik.

Mulai dari plastik kantong keresek hingga pampers yang belum dibersihkan, masuk dalam karung goni. Baju dan celana pun tak menolak masuk karung goni. Ya, walaupun bulan puasa, Komunitas Peduli Ciliwung tetap melakukan aksi mulung sampah plastik. Teman-teman yang hadir lumayan banyak, tanggal 30 Agustus 2009 lalu, ada 15 orang yang hadir, dan menghasilkan 20an karung sampah plastik. not bad!

Selain mulung sampah plastik di Ciliwung, hari Minggu, 6 September 09 kemaren, diajak temen-temen komunitas SBI-InFo, para pencinta burung di alam bebas untuk pengamatan burung di Taman Kencana, Bogor.

Tak banyak yang hadir, karena mungkin males datang atau sibuk. Tapi, ada Yus Rusila Noor, Asman, Putri, Panca, Hadi dan selepas bedug buka puasa, Iwan Londo dan Ninik datang menyusul. Walaupun burungnya sedikit yang berhasil diamati, hanya Cabe jawa, burung gereje, kutilang, dan kacamata, ngabuburit sore itu sangat berbeda. Kenapa?

Taman Kencana, yang setiap weekend selalu dipenuhi dengan penujual makanan, saat bulan puasa sejak siang sudah banyak yang berjualan untuk berbuka puasa. Ada kolek biji salak, mie glosor yang cuma ada di Bogor, bakwat dan kerekote, es buah dan banyak lagi.

Juga, anak-anak muda yang bergaya dengan skateboardnya…walaupun cuma sekedar meluncur, semua tumpah ruah di Taman Kencana. Dengan banyaknya manusia yang menghabiskan waktu di sana, banyak juga sampah yang numpuk. Lagi-lagi sampah….burung dan sampah. Ya, tidak ada tempat sampah yang cukup untuk menampung pembungkus makanan. Tempat sampahnya diletakkan di luar area Taman Kencana….dan jadi kotor. Let’s action for our city…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s