Poster Kampanye Caleg di Pohon

image0115Iseng-iseng, turun sebelum naek angkot motret poster-poster caleg. Ada banner seukuran pintu rumah. Ada yang ukuran jendela dan ada yang ukuran kertas A4.

Parahnya, yang ukuran kertas A4 itu banyak yang ditempel di pohon-pohon pinggir jalan. Dan, di Jl. Ahmad Yani itu banyak sekali pohon besar yang sudah umurnya puluhan tahun ditempelin poster caleg.

Aduh! apa pendukung caleg itu gak ngerti ya, kalau pohon juga bisa merasakan sakit, ditusuk-tusuk paku buat nempelin poster. Belum apa-apa, sudah merusak lingkungan. Kenapa gak kampanye mendukung lingkungan.

Berikan hak hidup pada pohon, kalau saja pohon-pohon itu bisa teriak. Pasti teriakannya akan memekkan telinga orang yang lewat.

Sakiiiiiiiiiiiiiiiiiit! gitu deh he…he…Jadi ingat filmnya Lord of The Rings…Saat pohon-pohon berjalan, untuk membalas perbuatan Saruman, karena sudah merusak alam….Mau kaya gitu ya? Ayo dong! para caleg DPRD dan DPR RI, sayangi lingkungan. Jangan tempel poster di pohon ya:)

2 thoughts on “Poster Kampanye Caleg di Pohon

  1. Response di Facebook

    Dadang Sudardja pada 22:26 08 Februari
    Setiap pemilu dan pilkada,pohon-pohon itu selalu jadi sasaran dari para calon. Mereka tidak mau susah dan merasa sudah disediakan. Kurang ajar memang. Ini adalah fenomena yang terjadi di republik ini. Pantas saja kerusakan lingkungan dibiarkan terjadi. Karena mereka juga mengawalinya dengan tindakan-tindakan yang merusak dan merugikan lingkungan. Jangan Pilih Caleg yang merusak lingkungan….apa lagi yang membuat kebijakan dan mengakibatkan lingkungan semakin rusak.

    Setya Dharma Pelawi pada 22:32 08 Februari
    Bagus Kang Dadang dan Mbak Irma, Pemilu ini ngotorin pohon2 ya….

    Dedi Barnadi pada 23:12 08 Februari
    “kalo mau dipilih cukup pasang poster baligho dipinggir jalan,…”
    salah kaprah,..! turun perjuangkan rakyat tau kondisi rakyat yang sebenarnya.

    Galih Yg Budiman pada 0:18 09 Februari
    ini bukt salah satui bahwa pendidikan kita belum menciptakan orang-orang yang cerdas

    Deny Rahadian pada 6:28 09 Februari
    kalo dulu,orang takut lewat pohon-pohon gede yg udah puluhan,ratusan tahun umurnya itu,karena katanya ada penunggunya…sekarang sih ngga takut lagi,karena penunggu pohon tersebut sudah kabur ketakutan lihat foto-foto caleg

    Timotheus Lesmana W pada 7:54 09 Februari
    Mbak Irma, langkah awal yang baik untuk memberikan pengertian kepada para caleg agar tidak memanfaatkan pohon-pohon sebagai sarana berkampanye. Masih banyak cara yang dapat dilakukan secara kreatif oleh mereka.
    Sebenarnya, saya juga sudah memotret banyak poster atau brosur para caleg yang dipakukan ke pohon, hanya belum ketemu tempat untuk menampilkannya. Mungkin kalau perlu kita adakan pameran foto dari para caleg yang memamerkan dirinya (berkampanye) dengan merusak (memaku) di pohon-pohon atau tempat lain yang dapat merusak lingkungan.

    Ayo Irma, kita galang terus, dan buat teman2 yang suka foto, tolong foto setiap caleg yang melakukan perusakan lingkungan.
    Ade Fadli pada 7:54 09 Februari
    coba juga dihitung berapa banyak kertas yang digunakan untuk poster kampanye………. jadinya.. pemilu… mempercepat penghancuran habitat kehidupan… hmm… kapan ya e-pemilu bisa terjadi di ID

    Arnold Victoryus Marpaung pada 7:55 09 Februari
    Wah yg jelas yg nmpl2 fotonya d poho, bukan jd pilihan saya (kayak benalu aj)
    @mas deny r:klo sya mkr lain lg, akhrnya pnunggu tuh pohn muncul jg,,ckck,,gni toh tmpangnya,,hehe

    Sari Nurmawanti pada 9:35 09 Februari
    Sepakat…saya juga amat sangat tidak setuju sekali jika para caleg pasang tampang mereka di pohon-pohon, kasihan pohonnya.. Walhasil pokoknya berbagai pelosok kota sampe desa berubah jadi semrawut karena berbagai poster, pamflet, leaflet, spanduk, de el el…walah cape’ dech. Mungkin Indonesia belum dewasa dalam hal ini sehingga kampanye dilakukan dimanapun pokoknya ada tempat ya tempel tampang caleg, ga peduli orang lain terganggu ya atau merusak lingkungan dan pemandangan, dimanapun ada tempat kosong…tempel!! Secara pribadi saya prihatin dengan kondisi ini (sedih..)😦

    DB. Mochran pada 10:32 09 Februari
    Penting banget si Caleg mendapatkan pendidikan lingkungan kayanya ya Irma, hayo kita kampanye mengenai lingkungan kepada para caleg, bukan hanya caleg yang kampanye kepada kita.

    Rossie Indira pada 11:14 09 Februari
    Kenapa ya kok banyak sekali caleg yang bisanya cuman ngekor caleg yang lain aja. Satu bikin poster semua bikin poster, mirip lagi desainnya! Satu nempel di pohon, yang lain juga nempel di pohon. Satu bikin iklan di tipi semua bikin iklan di tipi. Gak kreatip.

    Kenapa gak buat yang kreatif dan juga mendidik? Seperti waktu Pres Obama kampanye, ada salah satu pin yang saya suka: Polar Bear for Obama! (Kan kreatif dan lucu dan ada pesannya gitu loh..)

    Emma Hendriyana pada 11:52 09 Februari
    Hahahahaha.. Teh Irma… Caleg2 disini mah emangnya peduli lingkungan? justru orang2 yg peduli lingkungan malah ngga mauk jadi caleg😀

    Irma Dana pada 12:50 09 Februari
    Itulah para caleg kita, kurang menggali kreativitas, hanya menyerahkan segala urusan ke bawahan, tanpa ada pesan-pesan moral untuk lingkungan dan sosial. Banyak yang dirugikan daripada yang diuntungkan ya????

    Herman Teguh pada 13:30 09 Februari
    Pilih caleg yang tidak menggunakan pohon untuk kampanye…bagaimana? boleh?

    Arnold Victoryus Marpaung pada 14:08 09 Februari
    jadi misal partainya gambar pohon boleh tetap dipilih ya,,,??

    Fajar Sulawati pada 14:59 09 Februari
    Irma…..kok selama ini gak kepikiran ya kalo pohon2 itu punya hak untuk ‘hidup tenang’….selama ini kita suka gak nganggep pohon2 itu bagian dari kehidupan kita…salut buat buah pikiranmu…moga2 bisa makin banyak yg peduli lingkungan…gak melulu caleg….

    Arnastya Sanantagrha pada 15:28 09 Februari
    Itu bentuk SPAMMING di dunia nyata
    Arnastya Sanantagrha pada 15:33 09 Februari
    Sometimes it works; after those picture taken in this FB wall, the candidate will known by us But I really don’t give ’em sh*t about it…. [-(

    Titin Sutriani pada 17:59 09 Februari
    kalo MUI bisa bikin fatwa bahwa GOLPUT itu haram…
    kira-kira yang ini bisa dimasukin dalam list lembaga mana kek gitu yang bisa ngatur bahwa ada cara yang lebih baik untuk kampanye.
    seperti:
    1. ikutan rajin shalat jama’ ah di mesjid2 sambil bagi-in brosur yang isinya agenda kerja dia (kalo kepilih);
    2. deketin RT/RW/Lurah untuk bikin program Posyandu/sunat masal/kelas alternatif untuk anak2 nggak mampu dan orang tua yang buta huruf.
    3. TAPI DARI SUMBER (baca: DUITNYA) YANG HALAL.

  2. hi there every one – hope yous had a great time – pity we didnt get snow was all prepared wi sledges kids loving it any ways , all the best for new year – mick b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s