Kereta Jabotabek…Kapan Kau Akhiri Penderitaan Kami

Dalam seminggu, aku tiga kali ngantor ke Jakarta dengan kereta api. Berangkat jam 8. 27 WIB dengan kereta ekonomi AC. Lumayan gak kepanasan dan kena asap rokok. Itu berangkatnya lho!

Nah! pulang dari kantor, kira-kira jam lima sore, sampai stasiun Pasar Minggu setengah enam, kereta yang lewat itu kereta  ekonomi yang penuh sesak penumpangnya. Bukan ekonomi AC. Masuknya susah banget, perlu perjuangan beradu tangan, siku, kadang kepala terjepit di antara ketek penumpang….hueeeek!.

Pernah aku sampai sesak napas dan seperti kehabisan napas. Belum lagi penumpang lain terus mendorong dan menggencet badanku. Aduh Gusti! kenapa harus merasakan penderitaan ini. Sejak kuliah, 13 tahun lalu, setiap pulang ke Bogor, kereta ekonomi selalu penuh sesak. Kapan ini akan berakhir.

Sudah penuh sesak, kereta ekonomi akhir-akhir ini banyak sekali gangguannya. Jumat lalu, saat aku pulang, kereta berhenti di stasiun Depok Baru. Kereta jalan perlahan, tiba-tiba teriakan dari penumpang mengagetkan lamunanku. ” Kebakaran….kebakaran…”.

Aku berusaha tidak panik. Mencoba menenangkan diri dan ibu yang duduk di sebelahku. ” Tenang Bu, jangan panik. Nanti malah tertimpa orang…seperti saya bulan lalu”. Kereta tetap melaju. Penumpang berhamburan keluar. Sangat beresiko!

Akhirnya, di stasiun Depok Lama kereta berhenti. Aku masih duduk menunggu kereta jalan. Tiba-tiba, penumpang yang baru turun teriak lagi. ” Kebakaran…kebakaran…ada api di atas gerbong….”. Aku pun bangun, berusaha tidak terburu-buru. Begitu sampai di luar gerbong, aku mendongakan kepala terlihat api dari atas gerbong. Kereta pun tak sampai ke Bogor, harus mangkal di stasiun Depok Lama.

Aduh! lagi-lagi aku mengalami ini. Kerusakan kereta api tak pernah berhenti, terutama kereta ekonomi [ayam]. Kebakaran, gerbong yang gelap gulita tanpa lampu. Seringkali aku deg-degan di gerbong yang gelap dan pengap. Kapan ini semua akan berakhir dan diperbaiki? Kita tunggu saja ya…padahal sudah lima kali ganti presiden….

One thought on “Kereta Jabotabek…Kapan Kau Akhiri Penderitaan Kami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s