Panik di Kereta

Pagi ini, saat naik kereta api ekonomi AC jurusan Bogor – Jakarta, saat berhenti di stasiun UP [Univ. Pancasila] tiba-tiba dikejutkan teriakan penumpang yang berhamburan keluar dari gerbong sambil berteriak ” kebakaran…kebakaran…kebakaran”. Sontak aku terhenyak dari lamunanku dan bergegas bangun, berdiri. Sementara aku berdiri, orang di belakangaku sudah mendorong, otomatis aku pun jadi mendorong ibu-ibu yang ada didepanku

“Allahhu Akbar…Allahhu Akbar” cuma itu yang keluar dari mulutku, sambil merasakan kaki yang lemas dan gubrak! aku jatuh tertimpa orang, dan aku pun menimpa ibu-ibu. Ya ampun! setelah berada di luar pintu, aku berdiri dan tak ada percikan api atau kebakaran seperti yang diteriakan. Emang ada asap mengepul dari atas kabel kereta….

Lemes deh! kalau sedang tidak puasa, mungkin sudah minum, soalnya deg- degan dan kagetnya itu yang gak berhenti 10 menit. Setelah yakin tidak terjadi kebakaran, hanya korslet saja aliran listriknya…kami pun masuk gerbong kembali.

Tapi, kenapa telapak tangan dan badanku rasanya pegel ya…serasa habis digebukin…mungkin tadi saat tertimpa dan jatuh terduduk yang membuat aku sakit :(    Oh! kereta jabodetabek, kenapa akhir-akhir selalu banyak musibah?



One thought on “Panik di Kereta

  1. gua baca judulnya langsung inget group musik yg baru2 ini manggung di jakarta …PANIC AT THE DISCO……,weleh2 ternyata irma ikutan ada di dalam kereta jabodetabek yg tampangnya miriiip banget ama kereta2 di india yg sering kita liat di koran and tipi.

    gw nggak abis fikir sampe sekarang (bukan berarti gua mikirin itu doang) kenapa ya bangsa kita susah banget untuk diajak bergaya beradab sedikit aja. terlalu banyak contoh gimana barbarnya bangsa kita dalam segala sektor kehidupan dan yang bener2 keliatan dengan jelas adalah sektor transportasi.

    entah sampai kapan ya kita harus menikmati layanan transportasi yg sangat buruk dan akhirnya harus ngambil pilihan lain. buat yg punya mobil pribadi akhirnya bawa mobilnya yg padahal sumbangannya buat global warming luar biasa besar, belum lagi bicara penghematan energi…heeeuuuuh…kadang gua pura2 nggak sadarkan diri drpd nyut-nyut mikirin lingkaran setan kekacaun transportasi.

    salah satu hal yg bikin gw agak kerasan di surabaya adalah maslah transportasi. you know kan gudangnya angkot di dunia itu di bogor dan sumbangannya terhadap kemacetan itu nggak perlu lagi dihipotesa kan, sementara di surabaya ini kecenderungannya orang bawa motor, walhasil gua denger angkot disini nggak laku dan gulung tikar. lumayan , kota nggak macet karena motor mah ngalir kayak kita kalo berjalan dengan ratusan atau ribuan manusia lain, tetep jalan kan karena kalo orang ato motor berbelok nggak perlu bikin pusing orang di belakangnya.

    kembali ke kejadian irma, ih…gw juga bakal panik tu…karena di otak bawah sadar gua bagaimanapun udah tertanam semua yang dioperasikan di negeri kita banyak yg nggak sesuai prosedur…..apalagi public service…….

    bahkan penyakit gw udah kronis Ir, masak naik Garuda aja kayak orang mau disuntik mati, pucat, keringat dingin ngucur, jantung berdegup dan fikiran buruk berkecamuk…..inget garuda nyungsep di bengawan solo, di jokja, dilarang eropa…..ah pokoknya bikin hidup gw jadi aneh…

    lain kali hati2 atuh girl! dan gw sendiri paling cinta kereta api……..walaupun perjalanan jadi kayak kembali ke zaman sebeleum masehi…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s